Month: April 2022

Sejarah dan Asal Mula Hari Valentine yang Diperingati Setiap 14 Februari

Pertengahan bulan Februari ada satu hari yang dipercaya sebagai hari kasih sayang. Bahkan, di hari tersebut banyak yang membagikan cokelat, kado ucapan, hingga bunga kepada orang-orang yang disayanginya.

Hari tersebut dikenal sebagai Hari Valentine atau Valentine Day yang diperingati setiap 14 Februari. Bagi kaum muda tidak sedikit yang merayakan hari kasih sayang tersebut.

Namun, hari kasih sayang pada Hari Valentine acap kali menuai pro kontra. Mereka yang kontra menyebut jika hari kasih sayang bukan hanya pada 14 Februari, tapi setiap hari adalah hari kasih sayang.

Sejarah dan Asal Mula Hari Valentine yang Diperingati Setiap 14 Februari

Kendati demikian, sebagai pengetahuan tidak ada salahnya untuk mengetahui bagaimana sejarah Hari Valentine tersebut. Mulai dari asal usulnya hingga dipercaya sebagai hari kasih sayang yang diperingati setiap 14 Februari.

https://netnote.id/ Melansir berbagai sumber, Valentine adalah seorang pendeta Romawi pada abad ketiga masehi yang diam-diam menikahkan setiap pasangan kekasih.

Valentine secara tidak langsung sangat kontra dan melawan perintah dari Kaisar Ramoawi Cladius II. Saat itu Kaisar Cladius II melarang pria untuk menikah. Alasan Kaisar Cladius II tidak memberi izin pria menikah karena menurutnya prajurit akan lebih baik tidak menikah alias lajang.

Suatu waktu Kaisar Cladius II mengetahui aksi diam-diamnya Valentine yang menikahkan setiap pasangan. Akhirnya Valentine dijebloskan ke penjara dan dijatuhi hukuman mati.

Sebelum dihukum mati, Valentine sempat merawat sesama tahanan hingga menyembuhkan kebutaan seorang putri sipir. Valentine juga memberikan surat kepada putri sipir pada 14 Februari 270 M yang merupakan hari eksekusi matinya.

Pada abad kelima masehi, tanggal 14 Februari ditetapkan sebagai Hari Valentine oleh Paus Roma Gelasius. Kemudian Hari Valentine dikaitkan dengan hari kasih sayang yang beberapa orang merayakannya hingga saat ini.

Macam Suku di Indonesia dan Asal Daerahnya, Mulai dari Aceh hingga Papua

Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri atas beberapa suku bangsa (etnis).

Tiap-tiap suku bangsa memiliki bahasa dan adat istiadat serta budaya yang berbeda.

Di suatu daerah, mungkin terdapat beberapa suku.

Sebagai contoh di Sumatra terdapat suku Aceh, suku Melayu, dan suku Batak.

Di Pulau Jawa terdapat suku Betawi, suku Sunda, suku Osing, dan suku Jawa.

Tahukah kamu nama-nama suku di Indonesia dan asal daerahnya?

Macam Suku di Indonesia dan Asal Daerahnya, Mulai dari Aceh hingga Papua

Berikut https://netnote.id/ rangkum nama-nama suku dan asal daerahnya, dikutip dari Buku Guru Tema 3 Kelas 2 SD:

1. Aceh: Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil, Aneuk Jame, Simelue, dan Pulau

2. Sumatra Utara: Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya

3. Sumatra Barat: Minangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci

4. Riau: Melayu, Akit, Talang Mamak, Sakai, Laut, dan Bunoi

5. Kepulauan Riau: Melayu, Siak, Sakai, Kubu, Kerinci, dan Bajau

6. Jambi: Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau

7. Bengkulu: Muko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah, Enggano, Kaur, Rejang, dan Lembak

8. Sumatra Selatan: Melayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau

9. Lampung: Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, dan Pasemah

10. Bangka Belitung: Bangka, Melayu, dan Tionghoa

11. Banten: Baduy, Sunda, dan Banten

12. DKI Jakarta: Betawi

13. Jawa Barat: Sunda

14. Jawa Tengah: Jawa, Karimun, dan Samin

15. D.I. Yogyakarta: Jawa

16. Jawa Timur: Jawa, Madura, Tengger, dan Osing

17. Bali: Bali Aga dan Bali Majapahit

18. Nusa Tenggara Barat: Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba

19. Nusa Tenggara Timur: Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores

20. Kalimantan Barat: Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke, Skadau, Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju, dan Mbaluh

21. Kalimantan Tengah: Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan

22. Kalimantan Selatan: Ngaju, Laut, Maanyan, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak

23. Kalimantan Timur: Ngaju, Otdanum, Apokayan, Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis

5 Gejala Demam Berdarah atau DBD yang Patut Diwaspadai

Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi ancaman di tengah pandemi Covid-19, apalagi saat musim seperti sekarang. Untuk melindungi diri dan keluarga, kenali gejala demam berdarah atau DBD sebagai berikut.

DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue. Virus ini bisa menular ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus.

5 Gejala Demam Berdarah atau DBD yang Patut Diwaspadai

Setiap tahunnya, Indonesia harus melawan penyebaran DBD yang terus meningkat, apalagi DBD juga merupakan penyakit yang berbahaya hingga bisa menyebabkan kematian.

Kementerian Kesehatan mencatat, di awal 2022 ini ada 79 orang yang meninggal dunia setelah terpapar DBD. Oleh karena itu, penting mengetahui gejala DBD yang bisa dialami seseorang agar bisa segera ditangani.

Pada fase awal DBD, gejala dan tanda DBD tidak spesifik. Oleh karenanya, patut waspada jika terdapat gejala dan tanda mengarah pada demam berdarah.

Berikut gejala demam berdarah atau DBD.

1. Demam tinggi

Gejala paling umum dari DBD adalah demam tinggi. Sebagaimana dilansir Mayo Clinic, demam bisa mencapai 40 derajat celcius.

2. Nyeri badan

Orang yang menderita DBD akan mengalami sakit kepala yang disertai nyeri persendian, tulang dan otot. Tidak hanya itu, tubuh juga bisa terasa lemah dan lesu.

3. Mual

Pasien akan mengalami mual hingga muntah-muntah.

4. Sakit di belakang mata

Bagian belakang mata akan terasa sakit tanpa alasan yang jelas, terutama saat Anda menggerakkan bola mata.

5. Ruam atau bintik merah

Gejala paling umum dari DBD adalah muncul ruam di kulit. Ruam ini bentuknya berupa bercak-bercak kemerahan.

Gejala demam berdarah fase awal ini dapat berkembang menjadi DBD berat dengan sejumlah tanda. Tanda peringatan ini biasanya dimulai dalam 24-48 jam setelah demam turun.

Gejala tersebut kadang disertai adanya tanda-tanda perdarahan, pada kasus yang lebih berat dapat menimbulkan nyeri ulu hati, perdarahan saluran cerna, syok, hingga kematian.

Tanda dan gejala demam berdarah memasuki fase parah atau bahaya, menurut Pedoman Diagnosis dan Tatalaksana Infeksi Dengue pada Anak UKK Infeksi & Penyakit Tropis IDAI

– sakit perut
– muntah setidaknya 3x dalam 24 jam
– pendarahan dari hidung atau gusi
– muntah darah atau darah di tinja
– merasa lelah dan gelisah
– Akumulasi cairan
– Oliguria (produksi urine berkurang)

Masa inkubasi penyakit ini 3-14 hari tetapi pada umumnya 4-7 hari.

Tidak perlu menunggu semua gejala ini muncul, bila menemukan beberapa tanda segera periksakan https://netnote.id/ ke dokter atau sarana kesehatan terdekat.

Pengertian Pahlawan Nasional, Pahlawan Kemerdekaan, dan Pahlawan Revolusi

Perbedaan istilah Pahlawan Nasional, Pahlawan Kemerdekaan, dan Pahlawan Revolusi memiliki landasannya masing-masing, dan bentuk perbedaan di antara ketiganya. Indonesia memiliki banyak pahlawan yang terus dikenang jasa-jasanya sepanjang masa, tidak sembarang orang mendapat gelar pahlawan itu.

Pengertian Pahlawan Nasional, Pahlawan Kemerdekaan, dan Pahlawan Revolusi

Berikut perbedaan antara Pahlawan Nasional, Pahlawan Kemerdekaan, dan Pahlawan Revolusi:

1. Pahlawan Nasional

Dikutip dari Direktoratk2krs.kemensos.go.id, Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009.

Gelar tersebut juga diberikan kepada tokoh yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

2. Pahlawan Kemerdekaan 

Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan.

Seseorang yang semasa hidupnya karena terdorong rasa cinta Tanah Air, sangat berjasa dalam memimpin suatu kegiatan yang teratur guna menentang penjajahan di Indonesia, melawan musuh dari luar negeri, ataupun sangat berjasa baik dalam lapangan politik ketat anegaraan, sosial ekonomi, kebudayaan maupun dalam lapangan ilmu pengetahuan yang erat hubungannya dengan perjuangan kemerdekaan https://netnote.id/ dan perkembangan Indonesia.

3. Pahlawan Kebangkitan Nasional

Pahlawan kebangkitan nasional adalah masa dimana bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928).

4. Pahlawan Revolusi

Pahlawan Revolusi atau refolusioner adalah gelar yang diberikan kepada sejumlah perwira militer yang gugur dalam tragedi G30S yang terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada tanggal 30 September 1965. Sejak berlakunya Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2009, gelar ini diakui juga sebagai Pahlawan Nasional.

Gelar Pahlawan revolusi dianugerahkan kepada perwira militer yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September tahun 1965 di Jakarta dan Yogyakarta. Gelar Pahlawan Revolusi diberikan pemerintah Indonesia pada Oktober 1965 melalui Keputusan Presiden.

Arti Lambang Garuda dan Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pancasila

Pancasila merupakan pondasi hidup bangsa sekaligus sebagai dasar negara Republik Indonesia. Pancasila memiliki lambang yakni burung garuda yang bertuliskan “Bhineka Tunggal Ika” atau berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan.

Jumlah bulu Garuda Pancasila ini sebagai lambang Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Berikut pernjelasan lambang Garuda Pancasila yang memiliki nilai dan arti kemerdekaan.

Jumlah bulu di leher burung garuda sebanyak 45 helai yang melambangkan tahun kemerdekaan. Selanjutnya, 17 helai bulu pada masing-masing sayap burung garuda melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia.

Lalu, bulu di bawah perisai atau pada pangkal ekor yang berjumlah 19 helai melambangkan tahun kemerdekaan yakni 1945. Sedangkan bulu ekor yang berjumlah 8 helai, melambangkan bulan kemerdekaan yaitu Agustus (bulan ke-8).

Nilai-Nilai Pancasila

Arti Lambang Garuda dan Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pancasila

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa: bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila sila kemanusiaan yang adil dan beradab: bangsa Indonesia sadar bahwa manusia memiliki martabat dan derajat yang sama sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila persatuan Indonesia: usaha ke arah bersatu untuk membina nasionalisme dalam negara Indonesia.

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: dalam sistem pemerintahan di Indonesia kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat.

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia: bangsa Indonesia menyadari bahwa manusia Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Butir-butir Pancasila yang mengandung nilai-nilai kebaikan ini hendaknya diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Perwujudan dari nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila juga dapat dilaksanakan di kehidupan sehari-hari, seperti dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga berbangsa dan bernegara.

Kelas 1-3 BPJS Kesehatan Dihapus, Tarif Baru Lebih Merakyat?

Pemerintah berencana untuk mengubah golongan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan. Proses uji coba dilakukan di beberapa rumah sakit terpilih paling siap mulai tahun ini.

Dengan kebijakan ini, artinya kelas BPJS Kesehatan yang saat ini terdiri dari kelas 1, 2 dan 3 akan dihapuskan. Sehingga penerapan kelas BPJS ke depan tunggal atau disebut kelas standar.

Begitu juga dengan iurannya akan ditetapkan tunggal. Meski demikian tarif iurannya belum disampaikan pemerintah secara rinci.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, terkait iuran pihaknya akan melakukan koordinasi dulu dengan Kementerian Keuangan. Sebab, keputusan anggaran ada di Sri Mulyani.

“Kemudian menanyakan iuran BPJS. Itu nanti mesti ngomong ke Kementerian Keuangan, karena itu sudah merupakan pendapatan yang beliau (Sri Mulyani) yang berwenang,” ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI.

Sementara itu, Anggota DJSN Iene Muliati menyebutkan, untuk tarif masih dalam perhitungan. Secara rinci akan dijelaskan saat kebijakan kelas standar disepakati bersama dengan DPR RI.

“Kita masih dalam proses untuk tarif. Ini harus selesaikan dan sepakati dulu yang 12 kriteria (kelas standar). Kalau sudah disepakati baru hitung bagaimana tarif dan dampak pembiayaan lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Saleh Partaonan Daulay, Anggota Komisi IX DPR pernah mengusulkan agar besaran iuran BPJS Kesehatan, jika kelas standar diterapkan dengan nilai Rp 75.000. Karena berhitung berdasarkan aktuaria kelas 3 dan kelas 2.

Disisi lain, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menghimbau agar pemerintah dan otoritas dalam menerapkan tarif iuran BPJS Kesehatan kelas standar harus mempertimbangkan kondisi finansial dan daya beli peserta mandiri.

Kelas 1-3 BPJS Kesehatan Dihapus, Tarif Baru Lebih Merakyat?

Ketua YLKI Tulus Abadi menjelaskan kelas standar secara harfiah memang merupakan amanat Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), oleh karena itu pemerintah kata Tulus sebaiknya harus mempertimbangkan kemampuan para peserta mandiri atau Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) terutama yang Kelas III.

Artinya tarif kelas standar BPJS Kesehatan harus bisa dijangkau untuk semua kalangan atau harus lebih murah dari tarif yang berlaku saat ini.

“Tarif ini, memang dengan kelas standar ini kan harapannya akan menjadikan tarif yang lebih rasional kepada masyarakat. Tapi, implikasinya ke kelompok menengah ada kenaikan,” ujar Tulus kepada media.

“Artinya pemerintah untuk menetapkan sistem tarifnya harus ada kajian komprehensif yang memperhatikan semua kepentingan, semua stakeholder. Khususnya di kelas menengah ke bawah, terutama yang Kelas III,” kata Tulus melanjutkan.

Seperti diketahui, sejak Januari 2021 iuran BPJS Kesehatan Kelas III peserta PBPU telah mengalami kenaikan. Iuran yang berlaku saat ini adalah sebesar Rp 42.000 per bulan, namun pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 7.000 per anggota.

Sehingga peserta PBPU Kelas III BPJS Kesehatan harus membayar Rp 35.000 per bulan, naik Rp 9.500 dari sebelumnya hanya Rp 25.500 per bulan. Sementara untuk Kelas I Rp 150.000 per bulan dan Kelas II Rp 100.000 per bulan.

Adapun bila mengalami keterlambatan atau tunggakan pembayaran, maka akan ada denda yang dikenakan. Besaran denda diatur dalam Perpres No. 64 Tahun 2020 di mana denda yang dibebankan sebesar 5% dari biaya diagnosa awal pelayanan kesehatan rawat inap dikalikan jumlah bulan tunggakan.

Pun jika dilihat dari jumlah kepesertaannya, berdasarkan data DJSN, Kelas III memiliki jumlah peserta yang tidak bisa dibilang sedikit, yakni sebanyak 23 juta orang atau tepatnya 23.126.007 peserta per Juni 2021.

“Kalau dengan kelas standar artinya nanti Kelas III kan terjadi kenaikan itu yang harus ada perhitungan kemampuan finansial, daya beli, dan lain sebagainya,” ujar Tulus.

Mau Mudik ke Banyuwangi, Simak Prakiraan Cuaca Sepekan ke Depan Berikut Ini

Sepekan menjelang hari raya Idulfitri menjadi tradisi tahunan masyarakat untuk mudik atau pulang kampung halaman. Di masa mudik, wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, masih berada dalam kondisi cuaca ekstrem.

Nyaris setiap hari berubah cuaca, waktu pagi hingga siang terang benderang, namun menjelang sore hingga malam hari sering terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Prakirawan BMKG Banyuwangi, Gigik Nurbaskoro mengatakan, akhir bulan April 2022 yang menjadi waktu mudik para perantau kini masih bertengger pada musim peralihan. Bahkan sebagian wilayah Banyuwangi sering terjadi hujan.

Selain potensi bencana alam akibat curah hujan tinggi, Badan Geologi melihat ada potensi gerakan tanah, jalan amblas yang bisa mengganggu aktivitas dan kegiatan transportasi lainnya. Termasuk juga gempa bumi dan tsunami yang potensinya sulit diprediksi.

Pemantauan gunung api juga dilakukan kepada 69 dari 77 gunung api yang masih aktif. Pemantauan dilakukan selama 1×24 jam selama 7 hari.

Pemantauan dilakukan dari stasiun-stasiun pemantauan dan gerakan tanah aktif juga ikut dipantau. Tidak kurang dari 74 pos pengamatan menjadi pantau Badan Geologi.

Mau Mudik ke Banyuwangi, Simak Prakiraan Cuaca Sepekan ke Depan Berikut Ini

“Di bulan April ini masih musim pancaroba atau musim peralihan. Jadi ada potensi atau kemungkinan-kemungkinan terjadi perubahan cuaca yang mendadak dan cuaca ekstrem juga masih berpotensi,” kata Gigik, Senin (25/4).

Selanjutnya untuk kondisi cuaca di selat Bali yang menjadi akses perjalanan laut pemudik dari Bali ke Banyuwangi masih tergolong aman. Sebab tinggi gelombang sedang dalam kategori rendah dan tidak membahayakan untuk lalu lintas di jalur laut.

“Kategori tinggi gelombang di selat Bali masih tergolong rendah yakni kisaran 0,5 meter hingga 1,3 meter jadi aman untuk penyeberangan,” ujar dia.

Jalur Penerbangan

Sementara jalur penerbangan, tidak jauh berbeda dengan kondisi cuaca di perairan selat Bali, cuaca cerah berawan mendominasi setiap pagi hingga siang hari, namun jika menginjak malam, jalur penerbangan sering mengalami hujan.

Untuk itu, setiap pemudik yang memilih hendak pulang kampung, baik melalui jalur darat, laut maupun udara tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa beralih secara tiba-tiba.

“Kami imbau para pemudik untuk selalu waspada menghadapi cuaca yang bisa berubah secara tiba-tiba,” ungkap Gigik.

Pakar Sebut 2 Cara Sindikat Pembobol Mengakali Sistem PeduliLindungi

Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai titik lemah pada kasus pembobolan aplikasi PeduliLindungi berada di operator yang menjalankannya. Bukan aplikasi yang lemah, kata dia, tetapi manusia di belakang aplikasi ini yang tidak benar.

“Jadi sindikat ini membuat sertifikat aspal dengan mengakali sistem PeduliLindungi,” kata dia saat dihubungi, Senin, 25 April 2022.

Sebelumnya, polisi mengumumkan pengungkapan sindikat pembobol aplikasi PeduliLindungi. Christian mengatakan sindikat tersebut beroperasi di Jambi, Jawa Timur, Jawa Barat, Batam, Sumatera Utara, dan Jakarta

“Sejauh ini sudah ada tujuh pelaku,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Komisaris Besar Christian Tory dikutip dari media, 24 April 2022.

Pelaku disebut menawarkan pembuatan data sertifikat vaksin fiktif dengan bayaran Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta. Para sindikat ini menawarkan pembuatan sertifikat vaksin, di mana yang hasilnya terdata langsung ke aplikasi PeduliLindungi tanpa melakukan proses penyuntikan.

Menurut Alfons, ada dua cara logis yang bisa dilakukan pelaku. Pertama yaitu menggunakan joki untuk menggantikan orang yang membeli sertifikat. Cara seperti ini, kata dia, hanya bisa diatasi dengan kontrol yang baik di setiap pelaksanaan vaksinasi.

Wajah peserta vaksin dicocokkan dengan foto di KTP. Kalau ada kecurigaan, maka bisa dilakukan verifikasi lebih jauh dan ditindak tegas kalau melanggar.

Cara kedua yaitu pelaku bekerja sama dengan orang dalam untuk mengeluarkan sertifikat vaksin. Untuk menanganinya, kata Alfons, memang harus dicari siapa yang bekerja sama mengakali database dan ditindak sesuai ketentuan hukum.

Meski demikian, Alfons menilai pemerintah tetap harus membuat sistem dan prosedur yang ketat pada sistem aplikasi PeduliLindungi ini. Contohnya dengan menambahkan foto diri peserta vaksin pada saat vaksinasi dan diunggah ke aplikasi.

Pakar Sebut 2 Cara Sindikat Pembobol Mengakali Sistem PeduliLindungi

Jika terbukti tidak sesuai, maka sertifikat dicabut dan dikenai tindakan hukum terhadap pelaku vaksinasi bodong, maupun jokinya. Menurut Alfons, titik lemah memang ada di manusianya.

Baik yang melakukan pemasukan data atau yang tidak melindungi kredensial dengan baik. “Tetapi, keterlibatan orang dalam memang harus diselidiki pihak berwenang,” kata Alfons.

Ini bukanlah kasus pertama terkait keamanan siber yang terjadi pada aplikasi PeduliLindungi. Pada 3 September 2021, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengumumkan penangkapan dua orang tersangka berinisial HH dan FH yang menjual sertifikat vaksinasi palsu di aplikasi Pedulilindungi.

Modus operandi para tersangka dengan membobol masuk ke dalam sistem aplikasi tersebut dan menginput data pemesan sertifikat palsu tersebut. “HH ini bekerja sebagai staf tata usaha di Kelurahan Muara Karang. Dia punya akses ke aplikasi tersebut,” ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran di kantornya, Jakarta Selatan.

Sebelum pengumuman polisi ini, kasus kebocoran data di aplikasi PeduliLindungi lebih dulu terjadi. Di mana, data pribadi Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebar di media sosial setelah seorang warganet dengan akun Twitter @huftbosan mengunggahnya. Dalam tangkapan layar yang ia unggah, tampak NIK Jokowi, QR Barcode sertifikat vaksin, hingga tanggal lahir.

Dalam keterangannya, pengunggah mengatakan Jokowi telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga. Hal ini disebabkan munculnya kolom ketiga dalam laman tersebut. Namun di kolom tersebut tidak tampak sertifikat vaksin Jokowi seperti di kedua kolom lainnya. “Presiden udah vaksin ketiga lho,” tulis akun tersebut.

Kebocoran diduga berasal dari aplikasi PeduliLindungi. Sehingga, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memutuskan menutup data para pejabat di aplikasi Pedulilindungi. “Sekarang sudah dirapikan, data para pejabat ditutup,” kata Budi pada 3 September 2021.

Dalam kejadian ini, Budi mengaku bukan hanya NIK Jokowi saja yang tersebar luas di Pedulilindungi. Tetapi juga data para pejabat lainnya. Hal ini terjadi karena sistem yang masih dalam tahap penyempurnaan.

“Kami menyadari itu. Nah, sekarang kami akan tutup untuk beberapa pejabat yang sensitif, yang memang beberapa data pribadinya sudah terbuka akan kami tutup,” kata Budi Gunadi.

Jurnalis mengkonfirmasi kepada Siti Nadia Tarmizi, juru bicara pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 terkait pengungkapan sindikat pembobol aplikasi PeduliLindungi ini. Siti belum memberikan jawaban lengkap, karena ingin menelusurinya terlebih dahulu. “Sebentar dicek ya,” kata dia.

WHO Warning Penurunan Kasus Covid-19 Global, Kenapa?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui adanya penurunan kasus Covid-19 global beberapa pekan terakhir. Namun, lembaga PBB itu memberi peringatan, meminta tren tersebut ditafsirkan dengan hati-hati.

Mengapa?

Hal ini terkait perubahan strategi Covid-19 banyak negara. Ini menekan data pengujian.

“Tren ini harus ditafsirkan dengan hati-hati karena beberapa negara secara progresif mengubah strategi Covid-19 mereka seperti pengujian,” tulis WHO, dalam situation report terbarunya, dikutip Senin (25/4/2022).

“Ini, berdampak ke jumlah keseluruhan pengujian dan dengan demikian jumlah kasus yang lebih rendah terdeteksi.”

Sebelumnya, dalam rilis tersebut, WHO menyebut jumlah kasus dan kematian baru Covid-19 terus mengalami penurunan sejak akhir Maret 2022.

Dalam pekan yang berakhir 17 April misalnya, ada 5 juta kasus dan 18.000 kematian, turun 24% dan 12% dari pekan sebelumnya.

WHO Warning Penurunan Kasus Covid-19 Global, Kenapa?

Di data yang sama, WHO menyebut lima negara dengan kasus tertinggi pekan lalu. Yakni Korea Selatan (Korsel), Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang. Sedangkan kematian terbanyak pekan lalu terjadi di Amerika Serikat (AS), Rusia, Korsel. Lalu Jerman dan Italia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kasus virus corona yang dilaporkan secara global telah turun selama dua minggu berturut-turut. Begitu pula dengan angka kematian yang dikonfirmasi juga turun pekan lalu.

Dalam laporan pandemi terbaru, WHO mengatakan 9 juta kasus dilaporkan dalam sepekan atau turun 16 persen. Sedangkan angka kematian dalan seminggu tercatat 26.000. WHO mengatakan, infeksi virus corona dikonfirmasi turun di semua wilayah di dunia.

Pekan lalu, Inggris mengatakan Covid-19 telah mencapai tingkat rekor di seluruh negeri, dengan statistik pemerintah memperkirakan bahwa sekitar 1 dari 13 orang terinfeksi. Angka-angka itu muncul pada hari yang sama ketika pemerintah Inggris tidak lagi menjalankan program tes Covid-19 gratis.

Sementara itu, pihak berwenang China melakukan lebih banyak pengujian massal minggu ini di seluruh Shanghai, yang tengah menjadi pusat penularan virus corona negara tersebut. Di Shanghai tercatat telah lebih dari 90.000 kasus, tetapi tidak ada kematian selama pandemi.

Teks Persuasi: Pengertian, Tujuan, Struktur, dan Contohnya

Teks persuasi adalah teks yang berisi ajakan, saran, bujukan, imbauan, pengaruh, arahan, larangan, atau perintah kepada seseorang untuk melakukan suatu hal sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai oleh penulis teks tersebut.

Tujuan dari teks persuasi adalah membujuk atau mengajak pembacanya agar mengikuti atau melakukan ajakan, perintah atau bujukan yang disampaikan oleh penulis dalam teks tersebut.

Ciri dari teks persuasi biasanya di dalamnya terdapat kalimat dan kata-kata yang berupaya mengajak dan mempengaruhi pembacanya. Contohnya seperti kata sebaiknya, marilah, mulailah, ayo, janganlah, dan sebagainya.

Setelah memahami pengertian, tujuan, serta ciri dari teks persuasi. Selanjutnya akan membahas struktur teks persuasi. Struktur teks merupakan bagian-bagian yang membangun sebuah teks.

Teks persuasi dibentuk oleh beberapa bagian yang disusun secara sistematis dan saling berhubungan.

Struktur Teks Persuasi

Berikut struktur teks persuasi yang dilansir dari situs pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, antara lain:

1. Pengenalan isu

Penulis akan memberikan dan menyampaikan pengantar mengenai masalah yang menjadi dasar dari tulisan atau topik pembicaraannya.

2. Pemaparan argumen

Setelah menjelaskan mengenai isu yang akan dibicarakan, penulis harus memberikan beberapa argumen dan pendapat terkait dengan isu tersebut. Untuk lebih meyakinkan pembaca, carilah fakta-fakta yang dapat memperkuat argumen-argumen tadi.

3. Pernyataan ajakan

Bagian ini merupakan inti teks persuasi yang di dalamnya dinyatakan dorongan kepada pembaca untuk melakukan sesuatu.

Pernyataan itu dapat disampaikan secara langsung (tersurat) atau secara tidak langsung (tersirat). Gunakanlah kalimat dan kata-kata yang bisa mempengaruhi pembaca agar mengikuti ajakan atau larangan dari kita.

4. Penegasan kembali

Setelah mengajak, mengimbau, membujuk, atau melarang, di bagian ini penulis menegaskan kembali atas pernyataan-pernyataan sebelumnya.

Biasanya ditandai dengan kata-kata seperti demikianlah, dengan demikian, oleh karena itulah, dan sebagainya. Kehadiran argumen berfungsi untuk mengarahkan dan memperkuat ajakan-ajakan itu.

Teks Persuasi: Pengertian, Tujuan, Struktur, dan Contohnya

Contoh Teks Persuasi

Contoh Teks Persuasi 1

Menggunakan pupuk berbahan dasar kimia memang bisa mempercepat pertumbuhan tanaman dan dapat meningkatkan hasil panen. Namun, pupuk kimia memiliki dampak negatif bagi lingkungan sekitarnya karena pupuk ini bisa mencemari lingkungan.

Bahkan, pupuk ini juga bisa membuat buah-buahan yang dihasilkan terkontaminasi oleh zat-zat kimia yang berbahaya buat tubuh manusia. Oleh karena itu, tinggalkanlah pupuk kimia dan beralihlah ke pupuk kompos karena selain harganya yang murah, pupuk kompos juga aman dan tidak menimbulkan efek negatif bagi buah yang dihasilkan.

Contoh Teks Persuasi 2

Menjaga kesehatan gigi adalah suatu hal yang sangat penting. Sebaiknya, sebelum anda tidur, sikat gigi Anda terlebih dahulu. Selain itu, gunakanlah pasta gigi putih yang menggunakan bahan alami dan yang sama sekali tidak mengandung bahan kimia.

Dengan pasta gigi ini, Anda akan merasa lebih aman dan tidak mendapatkan efek samping yang negatif. Biasanya, bahan alami yang digunakan adalah daun mint yang dicampurkan dengan susu. Ramuan tersebut mampu membuat gigi anda menjadi lebih putih dan sehat. Mulailah dengan menyikat gigi secara teratur dan dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung bahan alami agar gigi Anda terlihat bersih dan sehat.

Contoh Teks Persuasi 3

Stres merupakan kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh suatu hal di luar diri seseorang, misalnya rasa tertekan dan terhimpit oleh keadaan tertentu. Stres menyebabkan ketegangan psikis dan fisik.

Seseorang yang stres akan diliputi kecemasan, bahkan pada sesuatu yang belum terjadi. Hal ini sebaiknya tidak terjadi secara berlarut-larut karena akan makin mengganggu kesehatan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau mengatasi stres. Salah satu cara tersebut adalah membaca. Membaca dapat mengalihkan perhatian seseorang dari penyebab stres.

Hal ini disebabkan kegiatan membaca membuat seseorang fokus pada sesuatu yang dibacanya. Secara tidak langsung, seseorang yang membaca akan terhanyut dalam gagasan atau imajinasi penulis dan melupakan sejenak beban yang membuatnya stres.

Hal tersebut telah terbukti dalam penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan Universitas Sussex pada tahun 2009. Dengan demikian, jika kita mengalami stres sebaiknya luangkanlah waktu untuk membaca buku kesukaan. Begitu pula dengan orang lain yang juga mengalami stres, sarankan kepada orang tersebut untuk mengurangi stres dengan membaca.

Contoh Teks Persuasi 4

Masyarakat perkotaan yang didominasi oleh pekerja kantoran saat ini makin disibukkan dengan rutinitas harian mereka. Sayangnya, rutinitas harian para pekerja kantoran tersebut pada saat ini lebih banyak dilakukan dengan gadget sambil duduk seharian.

Jenis pekerjaan saat ini memang lebih banyak menggunakan kekuatan otak daripada fisik. Tubuh dituntut untuk duduk di belakang meja sambil menatap layar komputer selama delapan jam per harinya. Kebiasaan masyarakat modern inilah yang menyebabkan berkurangnya aktivitas fisik. Tubuh menjadi kurang bergerak. Akibatnya pembakaran kalori dan pembuangan zat-zat beracun dalam tubuh jadi ikut terhambat.

Tak heran jika kini banyak orang yang mengalami obesitas karena kalori yang masuk dalam tubuh tak dapat dikeluarkan lewat aktivitas fisik. Berbagai masalah kesehatan pun dapat ikut muncul pada orang-orang yang kurang aktivitas fisik.

Biasanya masalah muncul pada sendi-sendi tulang yang jadi kaku. Penumpukan kalori dalam tubuh juga dapat memicu penyakit seperti tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, hingga jantung koroner.

Karena itulah, marilah kita terapkan kembali pola hidup sehat. Ayolah mulai menanamkan kecintaan pada olahraga. Sebisa mungkin, aturlah waktu untuk berolahraga minimal satu kali dalam seminggu. Kita juga dapat berolahraga sambil bekerja, misalnya dengan bersepeda saat menuju ke kantor. Karena dengan rutin berolahraga, maka kita dapat menjaga kesehatan tubuh dan juga pikiran.